Government Metropolitan

Konser dan Festival Jadi Penggerak Ekonomi Jakarta, The Weeknd hingga YE Live Sumbang Ratusan Miliar

Penyelenggaraan konser musik, festival, dan ajang olahraga berskala besar turut menggerakkan perekonomian Jakarta. Kegiatan tersebut tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga memberikan dampak terhadap sejumlah sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, pariwisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut sejumlah acara berskala besar telah memberikan dampak ekonomi hingga ratusan miliar rupiah.

Hal itu disampaikan Pramono dalam acara High Tea Reception East Ventures x Jakarta City Government di Balairung, Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026).

Ia mencontohkan konser The Weeknd dan Pestapora yang masing-masing menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp250 miliar. Sementara itu, YE Live in Jakarta disebut memberikan dampak sekitar Rp450 miliar dan Jakarta Running Festival sekitar Rp175 miliar.

Menurut Pramono, penyelenggaraan kegiatan berskala besar dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara acara, tetapi juga pelaku usaha yang terlibat dalam memenuhi kebutuhan pengunjung, mulai dari transportasi, penginapan, hingga makanan dan minuman.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang kegiatan internasional sebagai salah satu peluang untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

Selain mengandalkan kegiatan hiburan dan olahraga, Pemprov DKI juga terus membuka peluang investasi di berbagai sektor strategis, termasuk transportasi terintegrasi, pariwisata, kesehatan, dan infrastruktur digital.

Upaya tersebut sejalan dengan target pemerintah daerah untuk membawa Jakarta masuk dalam jajaran 20 besar kota global dunia pada 2045.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...