Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menyiapkan pembangunan saluran drainase baru sepanjang sekitar 1 kilometer menuju Kali Prancis untuk mengurangi banjir di KM 31 Tol Prof. Sedyatmo, salah satu jalur utama menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, pembangunan saluran tersebut menjadi salah satu upaya mengatasi genangan yang kerap menghambat akses menuju bandara.
Saluran baru akan dibangun di sepanjang Jalan Kali Prancis dengan menggunakan sistem box culvert atau boks saluran yang ditempatkan di bawah badan jalan. Berdasarkan perhitungan awal, saluran tersebut direncanakan memiliki ukuran 1 x 1 meter.
Taufik menjelaskan, penggunaan sistem tersebut dipertimbangkan untuk mengatasi kebutuhan pembebasan lahan yang cukup besar sekaligus meningkatkan kapasitas penampungan dan aliran air.
Dari sisi pembiayaan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah memproyeksikan anggaran proyek dengan skema multiyears atau tahun jamak. Pembangunan direncanakan mulai pada 2027.
Meski lokasi proyek berada di kawasan perbatasan Kabupaten Tangerang dan Jakarta, pengerjaan ruas Jalan Kali Prancis menjadi tanggung jawab teknis Pemkot Tangerang.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, penanganan banjir membutuhkan koordinasi lintas wilayah karena aliran air tidak mengikuti batas administratif pemerintahan. Dia mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat untuk merumuskan langkah mitigasi jangka panjang.
Menurut Sachrudin, penanganan terpadu melalui normalisasi sungai dan pembangunan infrastruktur drainase diperlukan untuk mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga kelancaran operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pembangunan saluran menuju Kali Prancis diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran air dan menekan risiko genangan di KM 31 Tol Sedyatmo.
Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi
