National

Prabowo Anugerahkan Penghargaan pada Tiga Guru Berdedikasi di HGN 2025

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan penghargaan kepada tiga pengajar berprestasi pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di GBK, Jakarta. Presiden menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak akan maju tanpa peran guru yang berdedikasi tinggi, karena mereka adalah tonggak paling penting dalam pembangunan bangsa.

Ketiga penerima penghargaan tersebut dinilai konsisten menunjukkan komitmen, inovasi, dan kontribusi transformatif: Umi Salamah (Kepala PKPM Banyumas) yang membuka rumahnya untuk belajar informal; Koko Triantoro (Kepala SDN Embacang Lama, Sumsel) yang berdedikasi mengajar di wilayah 3T selama lebih dari 10 tahun; dan Syifa Urrachman (SLBN Banda Aceh), guru disabilitas netra yang mengembangkan komputer bicara (kompira) untuk membantu pengguna tuna netra.

Presiden Prabowo menyorot komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas pendidikan melalui investasi besar-besaran pada sarana belajar dan digitalisasi. Ia menekankan bahwa anggaran pendidikan yang merupakan porsi terbesar APBN harus dipastikan tepat sasaran. Target perbaikan sekolah adalah 16 ribu unit tahun ini, dan ditingkatkan menjadi 60 ribu unit tahun depan.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti melaporkan bahwa peningkatan kesejahteraan guru terus berjalan, termasuk kenaikan tunjangan guru non-ASN, perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan kesempatan studi S1 melalui program RPL. Tahun 2025, 12.500 guru memperoleh kesempatan studi S1, dan ditargetkan mencapai lebih dari 150 ribu pada 2026. Program digitalisasi, termasuk distribusi layar interaktif, telah menjangkau 16.175 satuan pendidikan.

Zahra Rahmanda Oktafiani – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...