National

Sebanyak 1.000 Lebih Praja IPDN Dikirim ke Aceh Tamiang, Bersihkan Kantor Dinas Pascabanjir

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengirim 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang untuk membantu pemulihan pascabencana. Mereka akan difokuskan untuk membantu membersihkan kantor-kantor dinas terdampak bencana banjir dan longsor, sehingga layanan publik bisa segerah pulih kembali.

Pada pemberangkatan kloter pertama, Sabtu (3/1/2025) sebanyak 413 orang, pemberangkatan kloter kedua, Minggu (4/1/2025) sebanyak 414 orang, kemudian Senin (5/1/2025) 179 orang di kloter ketiga , dan 132 orang sudah lebih dulu berada di lokasi sebagai tim advance.

Tito menjelaskan Aceh Tamiang menjadi prioritas lantaran tingkat kerusakannya paling berat dibanding daerah lain yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, indikator pemulihan daerah ialah berjalannya pemerintahan dan pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat. Selain membersihkan kantor layanan publik, praja IPDN juga akan membantu memulihkan lebih dari 200 desa yang belum beroperasi optimal akibat bencana.

Tito menambahkan, penugasan ini merupakan bagian dari kurikulum IPDN dalam bentuk kuliah kerja nyata (KKN), yang juga akan menjadi bagian dari penilaian akademik praja.

Momen keberangkatan itu turut diunggah Wakil Menteri Dalam Negeri-Bima Arya Sugiarto  lewat akun Instagram resminya @bimaaryasugiarto. Dalam video, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melepas keberangkatan para praja pada Sabtu (3/1/2025). Ia sempat menyampaikan pidato di dalam pesawat sebelum lepas landas.

Para praja IPDN ini akan bertugas selama satu bulan dan membawa perlengkapan sendiri, seperti sekop dan cangkul hingga logistik pribadi. Mereka akan membersihkan kantor pemerintahan, mendampingi ASN daerah yang terdampak, serta membantu mengaktifkan kembali layanan publik.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...