Personel TNI membangun tujuh jembatan bailey dan armco di berbagai titik terdampak bencana di Sumatra Barat (Sumbar) untuk pulihkan akses infrastruktur, sambil membersihkan longsor dan lumpur di Sumbar, Sumatra Utara (Sumut), serta Pesisir Selatan (Pessel). Upaya ini berlangsung Jumat (9/1) sebagai bagian pemulihan pascabencana banjir dan longsor. Progres juga terlihat di Sumut dengan perbaikan jalan dan fasilitas umum.
Di Sumbar, empat jembatan bailey sedang dikerjakan di Muaro Busuk Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok; Kubu Sarunai Canduang, Kabupaten Agam; Kecamatan Aia Taganang, Kabupaten Agam; serta Durian Kilangan Koja, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.
Tiga jembatan armco dibangun di Sampia Jorong Sungai Rangeh Nagari Bayur, Kecamatan Tj. Raya, Kabupaten Agam; Nagari Bancah Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya; dan Salimpauang, Kecamatan Malalak.
Sementara itu, pantauan lapangan menunjukkan personel TNI membersihkan akses jalan tertutup longsor di Desa Limau Gadang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pessel; serta Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Fasilitas umum dan rumah warga yang penuh lumpur juga dibersihkan di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang; Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo Serah, Kota Padang; serta Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Di Sumut, pembangunan jembatan bailey dan armco mencapai progres signifikan di Lingkungan IV Kelurahan Lubuk Raya, Kota Padangsidimpuan; Hutanabolong, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah; serta Desa Aek Nabara Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Personel TNI juga perbaiki jalan di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, dengan mengangkut lumpur mengeras menggunakan truk. Fasilitas umum seperti SDN 152892 dan SDN 152981 di Tukka turut dibersihkan.
Khofifah Alawiyah – Redaksi

