Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul banjir yang meluas.
Kepala BPDB Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan penetapan status tanggap darurat bencana tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi penanganan dan pemantauan banjir yang meluas hingga merendam 24 kecamatan.
Taufik mengatakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diperkirakan kembali melanda wilayah Kabupaten Tangerang. Ia menjelaskan bahwa penanganan banjir akan dilakukan lebih komprehensif, terutama menyoal pemenuhan kebutuhan dasar para warga terdampak serta penguatan koordinasi lintas sektor guna meminimalisir risiko bencana.
Ia menambahkan, ketinggian banjir di sejumlah wilayah terus meningkat akibat tingginya curah hujan dan meluapnya sejumlah aliran sungai. Banjir masih merendam sejumlah wilayah di 24 kecamatan dengan ketinggian antara 60 sentimeter hingga 2 meter. Ada pun jumlah warga terdampak, sebanyak 50.000 jiwa.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

