Komitmen Polri untuk Masyarakat kembali ditegaskan melalui aksi cepat Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur dalam operasi penyelamatan di perairan Sikka. Tiga penumpang Kapal Motor Cinta Abadi berhasil dievakuasi setelah kapal tersebut mengalami patah as propeller di Perairan Tanjung Watumanuk. Kejadian ini menunjukkan tingginya risiko transportasi laut di wilayah kepulauan. Negara hadir bukan lewat pernyataan, melainkan melalui tindakan nyata di lapangan.
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere, hingga kru kapal Marnit Sikka. Tim bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kapal mengalami kerusakan mesin di tengah perjalanan. Seluruh penumpang yang berjumlah tiga orang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa. Evakuasi dilakukan secara terukur meski kondisi cuaca berawan dan gelombang laut cukup menantang.
Direktur Polisi Air dan Udara Polda Nusa Tenggara Timur, Komisaris Besar Polisi Irwan Deffi Nasution, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat pesisir menjadi prioritas utama institusinya. Ia menyatakan bahwa Polri hadir untuk memastikan setiap warga merasa terlindungi, khususnya di wilayah perairan berisiko tinggi. Pernyataan ini menegaskan peran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pelayan masyarakat. Respons cepat aparat menjadi kunci dalam mencegah jatuhnya korban.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan pencegahan kecelakaan laut. Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur mengimbau nelayan dan pengguna transportasi laut untuk selalu memastikan kelayakan kapal dan memantau kondisi cuaca sebelum berlayar. Peningkatan patroli perairan dan kesiapsiagaan SAR dinilai mutlak diperlukan di wilayah kepulauan. Dengan langkah-langkah ini, kehadiran negara di laut tidak hanya bersifat simbolik, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Alexander Jason – Redaksi

