National

Aksi Cepat TNI-Pemerintah Pulihkan 492 Jembatan Rusak Pascabanjir Aceh

Pemerintah bersama TNI terus bergerak cepat memulihkan infrastruktur pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Salah satu fokus utama adalah membuka kembali akses jalan dan jembatan yang terputus agar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dapat segera berjalan normal.

Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyon Zipur) 16, Letkol CZI Rudy Haryanto, menjelaskan, berdasarkan data posko penanganan bencana, sedikitnya terdapat 492 jembatan di Aceh yang mengalami kerusakan atau terputus akibat banjir. Kerusakan tersebut bervariasi, mulai dari jembatan permanen hingga jembatan gantung. Hal tersebut dikatakan Rudy dalam wawancara Sinergi Indonesia di YouTube Bakom RI, Senin (19/1/2026).

Rudy menjelaskan bahwa proses pembangunan jembatan darurat tidak berjalan mudah dan menghadapi banyak tantangan. Sejumlah jembatan tertutup material banjir berupa kayu, puing rumah, bahkan ada yang hanyut sepenuhnya. Di sejumlah lokasi, jembatan masih berdiri, namun akses jalan menuju jembatan tergerus aliran sungai yang meluap.

“Seperti yang kami kerjakan di Teupin Mane, wilayah Juli di Kabupaten Bireuen. Sebelumnya sungai lebarnya 120 meter, setelah banjir melebar menjadi 180 meter. Itu tantangan tersendiri. Pertama kami harus membersihkan area kerja, lalu mempersiapkan pemasangan jembatan darurat untuk menghubungkan jalan yang terputus,” kata Rudy.

Rudy menyampaikan bahwa setelah banjir terjadi pada 26 November, personel TNI di wilayah segera turun melakukan pemantauan. Begitu air mulai surut, jajaran Kodim setempat bersama masyarakat dan pemerintah daerah langsung melakukan pembersihan. Batalyon Zipur 16 yang bermarkas di Banda Aceh mulai masuk ke lokasi pada awal Desember untuk mempersiapkan pemasangan jembatan pengganti.

Dalam kondisi keterbatasan alat berat, prajurit mengandalkan tenaga manusia. Dukungan alat berat dari pemerintah daerah dan Kementerian Pekerjaan Umum turut membantu mempercepat pembersihan material yang menyangkut di jembatan.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...