Metropolitan

SMAN 70 Jakarta Gelar Parenting Ideologi untuk Cegah IRET

Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan Vaksin Parenting Ideologi di SMAN 70 Jakarta pada Selasa, 20 Januari 2026. Program ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari Komite Sekolah, orang tua siswa, dan guru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap penyebaran paham berbahaya di lingkungan pendidikan. Sekolah diposisikan sebagai ruang strategis dalam memperkuat ketahanan ideologi generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, Perwira Menengah Densus 88 AT Polri, Kompol Agus Isnaini, menyampaikan materi mengenai pemahaman ideologi dan proses radikalisasi. Ia menjelaskan bagaimana Ideologi Radikal, Ekstrem, dan Terorisme (IRET) dapat menyusup melalui berbagai saluran, terutama ruang digital. Orang tua dan guru diajak memahami pola penyebaran paham tersebut yang kerap menyasar remaja. Pengetahuan ini dinilai penting agar pendampingan terhadap anak dapat dilakukan secara lebih efektif.

Selain pemaparan materi, peserta juga diberikan panduan langkah-langkah pencegahan yang bersifat praktis. Pendekatan preventif ditekankan melalui penguatan komunikasi keluarga dan pengawasan penggunaan media digital. Densus 88 menilai bahwa peran orang tua dan guru tidak bisa digantikan dalam membentuk daya tangkal ideologi menyimpang. Lingkungan terdekat anak disebut sebagai benteng pertama dalam mencegah paparan IRET.

Kegiatan ini mencerminkan pergeseran strategi pencegahan terorisme yang tidak lagi semata-mata bersifat penindakan. Negara melalui Polri berupaya membangun kesadaran ideologis sejak level keluarga dan sekolah. Upaya ini diharapkan menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan kondusif. Dengan keterlibatan aktif orang tua dan guru, generasi muda diharapkan tumbuh lebih kritis dan tangguh menghadapi pengaruh ekstremisme.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...