Sports

Politisi Maroko Tuding Pemain Senegal Lakukan “Sihir” Jelang Penalti Brahim Díaz

Seorang politisi Maroko melontarkan pernyataan kontroversial terkait laga Maroko melawan Senegal yang berujung kekalahan timnya. Ia menuding para pemain Senegal diduga melakukan praktik “sihir” di ruang ganti sebelum eksekusi penalti yang gagal dilakukan Brahim Díaz.

Menurut laporan jurnalis Tribuna, penundaan pertandingan selama sekitar 17 menit menjelang penalti penentuan disebut telah mengganggu konsentrasi dan merusak momentum para pemain Maroko.

Politisi tersebut juga mendesak agar wasit pertandingan dijatuhi sanksi tegas, termasuk diskors dan dituntut, karena dinilai tetap melanjutkan laga meski situasi dianggap tidak kondusif. Ia menilai keputusan wasit dan lamanya penundaan memiliki dampak langsung terhadap hasil akhir pertandingan, yang kemudian memicu perdebatan luas di kalangan publik dan pengamat sepak bola.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...