Petinggi Manchester City dikabarkan lebih mencemaskan masa depan pelatih Pep Guardiola di klub dibandingkan potensi sanksi atas 130 dakwaan pelanggaran keuangan yang dilayangkan Premier League dan telah bergulir selama bertahun-tahun.
Menurut laporan yang dikutip dari TeleFootball, ketidakpastian terkait kelanjutan Guardiola dinilai memiliki dampak yang jauh lebih besar terhadap stabilitas dan arah klub dibandingkan ancaman hukuman finansial maupun olahraga yang mungkin dijatuhkan liga.
Guardiola dianggap sebagai figur sentral dalam kesuksesan Manchester City selama hampir satu dekade terakhir. Gaya permainan, filosofi, serta kepemimpinannya disebut telah membentuk identitas klub dan menjadi fondasi utama dominasi City di kompetisi domestik maupun Eropa.
Sumber internal klub menyebutkan bahwa kepergian Guardiola berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang yang signifikan, mengingat perannya yang besar dalam pengembangan skuad, sistem permainan, hingga reputasi global Manchester City.
Oleh karena itu, manajemen klub disebut lebih memprioritaskan upaya memastikan masa depan Guardiola tetap berada di Etihad Stadium, sembari tetap menghadapi proses hukum terkait dugaan pelanggaran regulasi keuangan yang tengah berlangsung.
Akbari Danico – Redaksi

