National

Panen Jagung 3,57 Juta Ton Libatkan 602 Ribu Petani di 2025

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melaporkan kontribusi signifikan Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional sepanjang 2025. Peran tersebut terlihat dari keterlibatan Polri dalam panen jagung yang mencapai 3,57 juta ton di berbagai daerah. Capaian ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Kompleks Parlemen, Senayan. Kontribusi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kapolri menegaskan bahwa keterlibatan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah. Dalam pelaksanaannya, Polri memfasilitasi pemanfaatan lahan pertanian jagung hingga 1,37 juta hektare. Dari total tersebut, realisasi luas tanam mencapai 651 ribu hektare. Untuk 2026, Polri menargetkan penanaman jagung seluas 522 ribu hektare.

Hasil panen jagung sepanjang 2025 diperoleh melalui kerja sama dengan 30.548 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), melibatkan sekitar 602 ribu petani. Sinergi antara Polri dan petani disebut menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Keterlibatan institusi kepolisian tidak hanya bersifat pengamanan, tetapi juga pendampingan dan fasilitasi produksi. Pendekatan ini dinilai memperluas peran negara dalam sektor pangan strategis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung nasional pada 2025 meningkat 9 persen dibandingkan 2024. Total produksi nasional tercatat mencapai 13,6 juta ton. Peningkatan ini memperkuat posisi Indonesia dalam upaya mencapai swasembada pangan. Pemerintah memandang capaian tersebut sebagai indikator positif dari kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...