Prajurit TNI terus bekerja secara berkelanjutan untuk memulihkan aktivitas masyarakat Sumatra Utara setelah banjir besar yang melanda wilayah tersebut dua bulan lalu. Sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan jembatan dilakukan guna membuka kembali akses antarwilayah yang sempat terputus.
Di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, personel TNI tampak sedang menggali tanah dan mengangkut batu-batu, menyiapkan fondasi jembatan gantung untuk menghubungkan Desa Sipan dengan Kelurahan Sihaporas.
Pembangunan jembatan gantung juga dilakukan di Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Para prajurit terlihat sedang memahat batu untuk lokasi pilar penyangga jembatan. Alat berat TNI pun turut dikerahkan untuk pembangunan jembatan, misalnya di Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Di sana, TNI tengah membantu jembatan beton.
Hingga pertengahan bulan ini, TNI menargetkan penyelesaian perbaikan dan pembangunan puluhan jembatan di berbagai daerah di Sumatra Utara. Jembatan yang dibangun mencakup berbagai jenis, mulai dari jembatan Bailey, Armco, jembatan perintis, hingga jembatan gantung, sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan infrastruktur dan mobilitas warga pascabencana.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

