Pelatih kepala Real Madrid, Álvaro Arbeloa, mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan yang dialami timnya pada laga terbaru. Arbeloa menegaskan bahwa dirinya merasa sepenuhnya bertanggung jawab ketika performa tim tidak berjalan sesuai harapan.
Meski menelan hasil negatif, Arbeloa menekankan bahwa peluang Real Madrid di ajang Liga Champions masih terbuka. Ia mengingatkan bahwa masih ada dua pertandingan tersisa dan timnya akan menghadapi keduanya dengan penuh determinasi. Menurutnya, Real Madrid belum tersingkir dan masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki situasi.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Arbeloa juga menanggapi berbagai kesimpulan yang muncul terkait penyebab kekalahan tim. Ia dengan tegas menolak anggapan bahwa hasil tersebut disebabkan oleh kurangnya kerja keras lini depan. Arbeloa menyatakan tidak menyesali pernyataan yang telah ia sampaikan karena hal itu sesuai dengan keyakinannya.
Arbeloa mengungkapkan bahwa dirinya tidak terkejut dengan jalannya pertandingan, mengingat ia telah memperingatkan para pemain mengenai tingginya tuntutan laga serta kualitas lawan dan pelatih mereka. Ia mengakui tidak mampu membawa tim tampil di level yang diinginkannya, dan kembali menegaskan bahwa tanggung jawab atas performa sepenuhnya berada di pundaknya sebagai pelatih kepala.
Terkait gol yang dicetak oleh penjaga gawang lawan, Arbeloa menilai situasi tersebut terjadi akibat kondisi pertandingan yang memaksa kedua tim mengambil risiko. Dengan Real Madrid bermain dengan sembilan pemain dan membutuhkan gol, lawan berani mengambil risiko lebih besar—sebuah keputusan yang pada akhirnya berujung pada kemenangan mereka.
Akbari Danico – Redaksi

