World

Tekanan ke Iran Meningkat, Trump Siagakan 10 Kapal Perang AS

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan akan melancarkan serangan militer ke Iran jika negara tersebut gagal mencapai kesepakatan terkait program nuklir. Peringatan ini muncul bersamaan dengan pengerahan 10 kapal perang AS di perairan Timur Tengah. Menteri Pertahanan, Peter Hegseth, menyatakan bahwa pasukan AS siap siaga jika mendapat lampu hijau dari Presiden Trump.

“Mereka seharusnya tak mengejar kemampuan nuklir. Kami akan siap memberikan apa pun yang diharapkan presiden ini dari Departemen Perang,” ujar Hegseth.

Di sisi lain, Iran menegaskan tidak gentar menghadapi ancaman AS dan menolak bernegosiasi di bawah tekanan. Ketegangan ini menyoroti perbandingan kemampuan militer kedua negara.

Kekuatan Militer Amerika Serikat
Menurut situs pemantau Global Fire Power, per Januari 2026, AS tetap menempati peringkat pertama sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia. Negeri Paman Sam diperkirakan memiliki 2,1 juta personel militer, terdiri dari 1,3 juta personel aktif dan 799.500 personel cadangan.

Kekuatan Militer Iran
Iran berada di peringkat 16 dari 145 negara, dengan total 1,1 juta personel militer. Dari jumlah tersebut, 610 ribu merupakan personel aktif, 350 ribu cadangan, dan 220 ribu militer tambahan. Rinciannya meliputi 350 ribu di Angkatan Darat, 20 ribu di Angkatan Laut, dan 20 ribu di Angkatan Udara.

Dari sisi persenjataan, Angkatan Udara Iran memiliki 551 pesawat, termasuk 188 pesawat tempur, 21 pesawat serang, 86 pesawat angkut, 103 pesawat latih, dan 10 pesawat misi khusus. AU juga mengoperasikan 6 kapal tanker, 129 helikopter, dan 13 helikopter serang.

Angkatan Darat Iran mengoperasikan 2.675 tank, 75.939 kendaraan tempur, 424 artileri self-propelled, 1.803 artileri tarik, dan 1.550 artileri roket. Sementara Angkatan Laut tidak memiliki kapal induk maupun kapal perusak, tetapi mengoperasikan 25 kapal selam, 3 korvet, 1 kapal perang ranjau, dan 21 kapal patroli.

Kondisi ini menegaskan bahwa ketegangan AS–Iran tetap menjadi perhatian global, dengan kekuatan militer kedua negara yang secara signifikan berbeda namun sama-sama siap menghadapi skenario konflik.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...