National

Mensesneg: Pertemuan Presiden dengan Tokoh Islam Agenda Rutin Serap Masukan

Pertemuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dengan pimpinan ormas Islam, ulama, dan pimpinan pondok pesantren di Istana Kepresidenan, Jakarta, bertujuan untuk menyerap masukan dari berbagai elemen umat Islam, termasuk terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda rutin Presiden Prabowo yang telah beberapa kali dilakukan sebelumnya. Ia menambahkan, pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari dialog-dialog sebelumnya yang dilakukan Presiden, baik secara terbuka maupun tertutup, sebagai bagian dari komunikasi berkelanjutan dengan berbagai elemen masyarakat.

Dalam pertemuan yang sama, Pras melanjutkan Presiden Prabowo juga memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai forum diskusi untuk menampung masukan-masukan dari tokoh-tokoh dan ormas-ormas Islam. Presiden selalu menjadikan forum-forum diskusi sebagai media untuk mendapatkan masukan masukan dari para tokoh-tokoh.

Prasetyo menegaskan, Presiden Prabowo secara konsisten membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan. Terkait adanya perbedaan pandangan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, Prasetyo menilai hal tersebut bukan merupakan bentuk penolakan, melainkan akibat belum tersampaikannya informasi secara menyeluruh.

Sementara itu, terkait isu luar negeri, Pras menyatakan pertemuan hari ini juga akan membahas keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza.

Sejumlah tokoh muslim dan perwakilan ormas Islam, termasuk Wakil Presiden Ke-13 Ma’ruf Amin tiba di Istana Kepresidenan RI, pada Selasa siang. Di samping itu, ada pula Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, yang datang bersamaan dengan Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan ada pula Jusuf Hamka, yang juga populer dengan nama Babah Alun.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...