Pembersihan dan perbaikan rumah warga lanjut usia (lansia) terus dilakukan jajaran personel TNI pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh.
Hingga Jumat (6/2), para prajurit TNI masih berada di tengah masyarakat, membersihkan lumpur dan memperbaiki rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan longsor. Dengan mengenakan sepatu bot serta membawa cangkul dan sekop, personel TNI memindahkan lumpur dari rumah warga ke tempat pembuangan.
Kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan di beberapa wilayah di Aceh, seperti rumah warga lansia bernama Budi dan Jauhari di Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.
Selain itu, personel TNI membersihkan rumah M. Jamin di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Di Kabupaten Pidie Jaya, pembersihan dilakukan di rumah Saiful Bahri dan Agus Salim di Desa Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, serta rumah Nurfaldina di Desa Meunasah Lhok, kecamatan yang sama.
Upaya serupa juga dilakukan di wilayah lain, seperti di rumah Fauzi di Kecamatan Siblah Krueng dan Ainiyah di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Tidak hanya rumah warga, personel TNI turut memperbaiki perumahan guru di SD Negeri Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
Para personel TNI juga melakukan perbaikan di perumahan guru yang berada di SD Negeri Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kehadiran pemerintah dan TNI di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk komitmen dan pengabdian dalam membantu pemulihan kondisi sosial dan kemanusiaan pascabencana.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

