National

Warga NU Titip Harapan agar Prabowo Terus Perhatikan Masyarakat Kecil

Sejumlah warga Nahdlatul Ulama menyampaikan apresiasi sekaligus menitipkan harapan kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar setia memperhatikan masyarakat kecil, terutama guru ngaji dan ulama di daerah. Mereka menilai, perhatian pemerintah terhadap dunia pesantren dan pelayanan keagamaan mulai terasa sejak awal masa pemerintahan Prabowo.

Meski demikian, warga berharap perhatian tersebut dapat dijaga secara konsisten. Menurut mereka, ulama dan guru mengaji memiliki peran penting dalam pendidikan keagamaan serta pembentukan karakter masyarakat.

Salah satunya disampaikan Sri Rahayu, salah satu umat NU yang berprofesi sebagai guru mengaji di Taman Pendidikan Al-Quran. Ia mengaku merasakan banyak perubahan positif, baik dari segi kesejahteraan maupun ekonomi, sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden. Kendati demikian, ia berharap Prabowo terus memberikan perhatian lebih banyak lagi kepada guru ngaji.

“Harapan saya Presiden Prabowo membawa Indonesia lebih maju lagi, terutama terus memperhatikan masyarakat kecil, khususnya di bidang agama. Saya ini guru TPQ, jadi sangat berharap perhatian untuk guru ngaji,” katanya saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2)

Harapan serupa disampaikan warga NU lainnya, Enda Sri Pancawati. Ia menilai Prabowo telah menunjukkan kepedulian terhadap kalangan ulama. Menurut dia, kedekatan antara pemimpin negara dan ulama merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan serta memperkuat persatuan bangsa.

Enda berharap pemerintah dapat terus memberikan perhatian yang lebih besar kepada para ulama, mengingat peran strategis mereka dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan karakter kebangsaan.

Suasana penuh semangat terasa di Stadion Gajayana, saat warga NU mendengarkan pidato Presiden Prabowo. Dari berbagai sudut stadion terdengar teriakan bergemuruh yang menyebut nama Prabowo sebagai bagian dari keluarga besar NU. Lebih dari 100 ribu warga Nahdlatul Ulama berdiri serempak menyambut kehadiran Presiden Prabowo.

Sejak pagi, bahkan sebagian jemaah telah datang sejak malam hari. Warga NU dari berbagai daerah memadati stadion, mulai dari badan otonom, organisasi sayap, jaringan pesantren, hingga masyarakat umum yang ingin menjadi saksi momen bersejarah satu abad perjalanan NU yang dihadiri langsung oleh Presiden.

Dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya disampaikan Supa’ati, warga nahdliyin dari Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dia menilai kekompakan antara ulama dan umara menjadi kunci penting menghadapi tantangan bangsa saat ini.

Menurutnya, peran ulama tidak hanya penting dalam membimbing kehidupan spiritual, tetapi juga menjadi penopang moral bangsa. Doa dan nasihat para tokoh agama diyakini mampu menenangkan suasana sosial sekaligus menguatkan langkah pemerintah.

Supa’ati menilai kepemimpinan Presiden Prabowo menunjukkan perhatian nyata terhadap kehidupan beragama dan kesejahteraan rakyat. Program-program yang dijalankan pemerintah disebutnya sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa. Ia berharap sinergi tersebut mampu membawa Indonesia menuju cita-cita besar menjadi negara yang kuat dan sejahtera. Ia optimistis semangat kebersamaan akan mempercepat terwujudnya Indonesia Emas.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...