Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan penanganan jalan berlubang di sejumlah ruas Ibu Kota sudah mulai dilakukan. Upaya ini dikebut menyusul maraknya laporan kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak, termasuk insiden yang menelan korban jiwa. Ia mengatakan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sebagian besar lubang jalan di Jakarta telah ditutup. Namun, ia mengakui kondisi cuaca hujan menyebabkan sejumlah titik kembali mengalami kerusakan.
“Kalau dilihat di lapangan sekarang sudah ditangani lubang-lubang yang ada, hampir sebagian besar ditutup. Walaupun kemudian ketika hujan akan mohon maaf pasti sebagian ada yang terbongkar kembali,” kata Pramono.
Pramono menegaskan, perbaikan jalan tidak bisa lagi menunggu hingga musim hujan berakhir. Pramono mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk tetap melakukan penanganan meski curah hujan masih tinggi.
“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan karena sudah tidak bisa lagi menunggu sampai dengan kemudian hujan berhenti,” kata dia.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah sorotan publik terhadap kondisi jalan di Jakarta, setelah seorang pelajar tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) pagi. Korban diduga mengendarai sepeda motor dan tengah berangkat ke sekolah saat kecelakaan terjadi. Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam sekolah dan tergeletak di badan jalan. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, ketika arus lalu lintas di lokasi masih relatif lengang.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

