Metropolitan

Wagub Rano Tinjau Pasar dan Halte Transjakarta Cipulir Pascabanjir

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau Pasar Cipulir pada Senin (9/2) untuk memastikan penanganan pascabanjir berjalan optimal dan fasilitas publik kembali berfungsi. Dalam kunjungan tersebut, Wagub menegaskan bahwa kawasan Pasar Cipulir memang sejak lama menjadi titik rawan banjir. Lokasinya berada di titik terendah Jalan Raya Ciledug dan dikelilingi aliran Kali Pesanggrahan. Kondisi geografis ini membuat wilayah pasar kerap terdampak genangan saat hujan deras.

Selain genangan air, kerusakan turap Kali Pesanggrahan turut menimbulkan persoalan serius. Amblasnya tembok pagar pembatas pasar sepanjang sekitar 33 meter menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rano mengatakan masalah tersebut telah dibahas bersama Gubernur DKI Jakarta dalam rapat terbatas. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat penanganan, terlebih menjelang meningkatnya aktivitas pasar saat Ramadan dan Hari Raya.

Sebagai langkah strategis, Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya telah mensosialisasikan Proyek Pembangunan Rumah Pompa Cipulir bersama Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan. Proyek ini mencakup pemasangan pipa saluran air bawah tanah dan pembangunan rumah pompa untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir. Pekerjaan fisik direncanakan dimulai akhir Maret atau awal April 2026. Target penyelesaian proyek ditetapkan pada Desember 2026.

Sementara itu, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan juga mulai memperbaiki turap Kali Pesanggrahan dengan estimasi waktu pengerjaan selama 30 hari. Selama proses berlangsung, pompa air mobile dioperasikan untuk membantu penyedotan genangan. Di sela kunjungan, Rano Karno juga meninjau Halte Transjakarta Cipulir dan mengapresiasi rampungnya perbaikan eskalator. Ia menegaskan bahwa perawatan fasilitas publik menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan mobilitas warga Jakarta.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...