Pangeran William dan Kate Middleton akhirnya merilis pernyataan terkait pengungkapan dokumen Jeffrey Epstein files yang turut menyeret adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor. Pernyataan tersebut disampaikan melalui juru bicara Istana Kensington pada Senin (9/2).
Dalam keterangannya, Istana Kensington menyebut Prince dan Princess of Wales menyatakan keprihatinan mendalam atas pengungkapan yang terus berkembang, sembari menegaskan fokus utama mereka tertuju pada para korban kasus tersebut.
“Saya dapat memastikan bahwa Pangeran dan Putri sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut. Pikiran mereka tetap terfokus pada para korban,” ujar juru bicara Istana Kensington.
Seperti dilaporkan New York Post, pernyataan ini menjadi yang pertama kali disampaikan Pangeran William dan Kate Middleton sejak nama Andrew Mountbatten-Windsor kembali mencuat dalam skandal Epstein files. Andrew, yang merupakan paman William, telah lama dituding memiliki keterkaitan dengan kasus pelecehan seksual dan perdagangan anak di bawah umur yang melibatkan finansier asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein.
Dokumen yang diungkap memuat sejumlah materi sensitif, termasuk foto Andrew yang tengah berlutut di atas seorang perempuan yang terbaring di lantai, serta korespondensi email yang menunjukkan adanya undangan dari Epstein ke Istana Buckingham untuk pertemuan yang disebut bersifat “pribadi”.
Pengungkapan tersebut turut memicu respons dari Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Ia menilai Andrew sebaiknya memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat guna menjelaskan apa yang diketahuinya terkait kejahatan Epstein.
Selain itu, salah satu korban Epstein melalui pengacaranya mengklaim bahwa Epstein pernah mengirimnya ke Inggris pada 2010 untuk melakukan hubungan seksual dengan Andrew di Royal Lodge. Andrew sendiri berulang kali membantah tuduhan tersebut. Pada 2022, Andrew menyetujui penyelesaian hukum dengan membayar jutaan pound sterling kepada Virginia Giuffre, korban Epstein lainnya, tanpa mengakui kesalahan. Giuffre dilaporkan meninggal dunia akibat bunuh diri pada tahun lalu.
Terkait kontroversi tersebut, Andrew telah mundur dari tugas kerajaan sejak 2019. Pada awal Februari 2026, ia juga dilaporkan resmi meninggalkan kediamannya di kawasan Kastel Windsor. Andrew mulai angkat kaki dari Royal Lodge, tempat ia tinggal bersama mantan istrinya, Sarah Ferguson, selama hampir dua dekade.
Meski demikian, Istana Buckingham menolak mengonfirmasi laporan tersebut kepada AFP. Saat ini, Andrew disebut tinggal sementara di kawasan estate Sandringham, Norfolk. Tabloid The Sun melaporkan kediaman permanen Andrew di Marsh Farm masih menjalani proses renovasi sebelum ditempati.
Akbari Danico – Redaksi

