Barcelona telah mencapai kesepakatan bernilai jutaan dolar dengan investor dari Uni Emirat Arab untuk meminjamkan merek klub ke sebuah kompleks hunian mewah di Dubai. Kesepakatan ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar $12 juta (Rp201 miliar) per tahun bagi klub.
Proyek ini melibatkan pembangunan apartemen premium dan area komunitas yang menggunakan logo dan identitas Barça. Model bisnis ini mirip dengan yang telah dijalankan klub-klub Eropa lain, seperti Chelsea dan Manchester City. Kesepakatan ini masih harus diratifikasi melalui Sidang Umum anggota klub. Namun, manajemen Barcelona memutuskan untuk menunda sidang tersebut hingga pemilihan presiden klub selesai.
Jika disetujui, logo proyek akan tampil di bagian belakang jersey tim untuk kompetisi domestik mulai Juli mendatang, sementara untuk Liga Champions, logo Yayasan Barça yang akan digunakan.
Menurut laporan jurnalis Juan Pérez dari Mundo Deportivo, langkah ini menjadi strategi Barcelona untuk memperluas pendapatan komersial dan menghadirkan merek klub ke pasar internasional.
Akbari Danico – Redaksi

