Metropolitan

DKI Gandeng Cianjur Amankan Beras Jelang Ramadan

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri panen padi di Desa Sindang Jaya, Ciranjang, Cianjur, Kamis (12/2), sebagai bagian kerja sama pangan antara Pemprov DKI dan Pemkab Cianjur.

Kerja sama lima tahun ini memakai skema business to business antara PT Food Station Tjipinang Jaya dan mitra di Cianjur, serta government to government kedua daerah, dengan fokus awal pada padi, beras, dan uji mutu di laboratorium pertanian.

Rano menyebut, ketahanan pangan harus dibangun lewat kolaborasi agar pasokan terjaga, harga wajar, petani di daerah diuntungkan, dan warga Jakarta tenang menyambut Ramadan, Imlek, dan hari besar lainnya.

Rano memaparkan, kebutuhan harian Jakarta mencapai 2.700–3.000 ton beras, sekitar 120 ton cabai, 65 ton daging sapi, dan 750–800 ton daging ayam.

Direktur Utama Food Station, Dodot Tri Widodo, menjelaskan panen ini merupakan tindak lanjut kerja sama 2025 dengan PT Tunas Bumi Emas Lestari di lahan 150 hektare, yang ditanami varietas IR64, Inpari 32, dan pandan wangi.

Mengutip data BPS, ia menyebut produksi padi Cianjur sekitar 630 ribu ton per tahun atau 315 ribu ton beras sehingga berstatus surplus dan diharapkan memasok kebutuhan beras Jakarta, meski masih ada tantangan kenaikan harga gabah di tingkat petani dibandingkan harga eceran tertinggi.

Dodot dan Rano sama-sama optimistis kolaborasi DKI–Cianjur akan memperkuat Cianjur sebagai lumbung padi serta menjaga pasokan beras Jakarta sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Khofifah Alawiyah – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...