Di tengah proses pemulihan pascabencana, kehadiran tenaga medis TNI menghadirkan harapan baru bagi warga terdampak di Kabupaten Gayo Lues. Hingga Minggu (15/2), Posko Kesehatan Yonif TP 855/RD terus melayani warga yang datang memeriksakan kondisi kesehatannya. Para tenaga medis dengan sabar memeriksa tekanan darah, mendengarkan keluhan, serta memberikan penanganan sesuai kebutuhan. Layanan ini menjadi bagian penting dari respons kemanusiaan di masa transisi pemulihan.
Pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di posko. Tim medis juga menggelar layanan kesehatan mobile ke sejumlah desa terdampak, seperti Desa Pertik di Kecamatan Pining dan Desa Gumpang di Kecamatan Putri Betung. Pendekatan jemput bola ini dilakukan untuk menjangkau warga yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan. Langkah tersebut memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dalam mendapatkan layanan medis dasar.
Selain menjalankan prosedur medis, para tenaga kesehatan juga membangun interaksi hangat dengan warga yang masih diliputi kesedihan akibat bencana. Kehadiran mereka tidak sekadar memberikan pengobatan, tetapi juga dukungan moral dan rasa aman. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang mendatangi posko maupun menyambut langsung tim kesehatan di desa. Respons positif ini menunjukkan pentingnya kehadiran negara di tengah situasi darurat.
Upaya tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI dalam percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh. Selain membantu dari sisi logistik dan pengamanan, prajurit TNI juga berperan menjaga kesehatan masyarakat sebagai fondasi utama pemulihan. Pendekatan terpadu ini menegaskan bahwa pemulihan bencana tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga kesejahteraan fisik dan psikologis warga terdampak.
Alexander Jason – Redaksi

