National

TNI dan Warga Bangun Masjid Sementara di Aceh

Menjelang bulan Ramadan, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama warga Desa Tetinggi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, bergotong royong membangun masjid sementara. Pembangunan ini ditujukan agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman di tengah proses pemulihan pascabencana. Langkah tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap kebutuhan spiritual warga selain pemulihan fisik infrastruktur. Kehadiran aparat di lapangan juga memperkuat rasa kebersamaan dalam situasi sulit.

Berdasarkan pantauan pada Senin (16/2), personel TNI terlihat menyiapkan lokasi pembangunan dan mengaduk semen untuk fondasi bangunan. Warga setempat turut membantu meratakan semen dan menata area sekitar. Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat dalam mempercepat penyediaan fasilitas ibadah sementara. Masjid darurat diharapkan dapat segera difungsikan sebelum Ramadan tiba.

Selain membangun fasilitas baru, prajurit TNI juga membantu membersihkan tempat ibadah yang terdampak banjir. Di Balai Pengajian Tengku Nyak Hakim, Desa Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, tiga personel TNI membersihkan lumpur pekat menggunakan sekop dan gerobak dorong. Sisa lumpur yang masih basah dan melekat membuat proses pembersihan berlangsung berat. Meski demikian, pekerjaan tetap dilakukan secara gotong royong hingga area kembali layak digunakan.

Perbaikan ini tidak hanya berfokus pada struktur bangunan, tetapi juga pada pemulihan ruang sosial masyarakat. Tempat ibadah memiliki peran strategis sebagai pusat interaksi, pembelajaran, dan penguatan nilai kebersamaan. Melalui kerja sama TNI dan warga, pemerintah menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana mencakup aspek sosial dan spiritual. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu menghadirkan kembali rasa aman, nyaman, dan solidaritas di tengah masyarakat.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...