Kehadiran Lionel Messi tidak hanya membawa dampak besar bagi performa Inter Miami CF di lapangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan signifikan dari sisi bisnis dan komersial klub. Sejak bergabung pada 2023, Messi menjadi katalis utama dalam meningkatkan nilai dan daya tarik global Inter Miami.
Menurut laporan jurnalis Jabari Young dari Forbes, pendapatan Inter Miami melonjak drastis dari 56 juta dolar AS pada 2022, sebelum kedatangan Messi, menjadi estimasi sekitar 200 juta dolar AS. Lonjakan ini mencerminkan peningkatan besar dalam penjualan tiket, merchandise, dan kerja sama komersial klub.
Selain itu, jurnalis Liz Mullen dari Sportico melaporkan bahwa valuasi Inter Miami kini mencapai 1,35 miliar dolar AS. Angka tersebut menjadikan Inter Miami sebagai franchise pertama di Major League Soccer (MLS) yang menembus valuasi tersebut, sekaligus menempatkannya sebagai klub paling bernilai di liga, melampaui Los Angeles FC.
Dari sisi komersial, jurnalis Dan Hajducky dari ESPN mencatat bahwa jersey Messi secara konsisten menjadi yang paling laris di MLS selama tiga tahun berturut-turut. Popularitas Messi juga berdampak langsung pada peningkatan langganan MLS Season Pass di Apple TV, dengan jumlah pelanggan meningkat hingga dua kali lipat pada periode tertentu dan diikuti lonjakan signifikan jumlah penonton global.
Lebih lanjut, peningkatan eksposur global yang dibawa Messi turut mendorong pertumbuhan sponsorship liga sebesar 13 hingga 15 persen per tahun. Banyak merek global baru bergabung, memperkuat posisi MLS sebagai salah satu kompetisi sepak bola dengan pertumbuhan komersial tercepat di dunia.
Kehadiran Messi membuktikan bahwa dampak seorang pemain tidak hanya diukur dari kontribusinya di lapangan, tetapi juga dari kemampuannya meningkatkan nilai ekonomi, visibilitas global, dan daya tarik kompetisi secara keseluruhan.
Akbari Danico – Redaksi

