National

RI Minta Tarif Produk Unggulan Tetap 0 Persen di Tengah Potensi Perubahan Perjanjian Dagang AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa Indonesia telah meminta Amerika Serikat (AS) untuk tetap memberlakukan tarif impor nol persen bagi produk unggulan Indonesia sebagaimana tercantum dalam kesepakatan Agreement on Reciprocal Tariff (ART). Permintaan ini muncul setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif darurat yang berlaku sejak tahun lalu, sementara Presiden Donald Trump menyatakan akan menggantinya dengan tarif global sebesar 10 persen. Pemerintah Indonesia menilai dinamika tersebut berpotensi memengaruhi implementasi ART yang telah ditandatangani.

Dalam dokumen ART, kedua negara memiliki waktu 60 hari untuk meratifikasi perjanjian tersebut, sehingga masih terbuka ruang penyesuaian mengikuti perkembangan kebijakan di masing-masing negara. Indonesia membuka opsi penerapan tarif impor 10 persen secara umum, namun tetap meminta agar komoditas unggulan seperti kopi, kakao, serta produk agrikultur lainnya tetap mendapatkan fasilitas tarif nol persen. Selain sektor pertanian, pemerintah juga meminta agar tarif nol persen untuk industri tekstil dan pakaian jadi tetap dipertahankan sesuai kesepakatan awal.

Airlangga menegaskan bahwa secara hukum peluang pembebasan tarif tersebut masih terbuka karena ketentuan itu tercantum dalam perintah presiden (executive order) yang berbeda dari aturan yang dibatalkan Mahkamah Agung AS. Pemerintah kini menunggu perkembangan lebih lanjut dalam periode 60 hari ke depan untuk memastikan kepastian implementasi perjanjian.

Ia menambahkan bahwa berbagai risiko dan skenario telah dibahas bersama pihak AS sebelum penandatanganan ART. Pemerintah Indonesia menyatakan siap menghadapi setiap kemungkinan perubahan kebijakan yang muncul. Dengan pendekatan tersebut, Indonesia berupaya menjaga kepentingan nasional sekaligus mempertahankan akses pasar bagi produk-produk unggulannya.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...