Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, mengungkapkan bahwa klubnya pernah menerima tawaran fantastis dari Paris Saint-Germain untuk merekrut Lamine Yamal sekitar dua tahun lalu. Tawaran tersebut dilaporkan mencapai €250 juta, meski saat itu Yamal masih berusia 17 tahun.
Laporta menegaskan bahwa manajemen Barcelona memutuskan untuk menolak tawaran tersebut, meskipun nilai transfer yang diajukan sangat besar. Keputusan itu diambil karena klub memandang Yamal sebagai bagian penting dari masa depan tim.
“PSG menawarkan €250 juta untuk Lamine Yamal dua tahun lalu, dan kami menolaknya. Saat itu ia masih berusia 17 tahun, dan beberapa orang mengatakan kami gila karena menolak tawaran tersebut,” ujar Laporta.
Menurut laporan yang disampaikan oleh Jijantes FC, keputusan Barcelona untuk mempertahankan Yamal mencerminkan keyakinan kuat klub terhadap potensi sang pemain sebagai salah satu pilar utama dalam proyek jangka panjang mereka.
Akbari Danico – Redaksi

