Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump dijadwalkan memimpin pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Senin (2/3), sebuah langkah yang akan mencatat sejarah baru bagi peran Ibu Negara AS di forum internasional tersebut.
Pertemuan itu akan membahas berbagai isu penting, termasuk pendidikan, teknologi, perdamaian, dan keamanan global. Peran Melania ini akan menjadi yang pertama kalinya seorang Ibu Negara Amerika Serikat yang sedang menjabat memimpin sidang Dewan Keamanan.
Dalam pernyataan resminya, kantor Melania menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Amerika Serikat untuk menekankan pentingnya pendidikan dalam membangun toleransi dan perdamaian dunia.
“Ibu Negara Melania Trump siap mencetak sejarah di PBB, mengambil alih sidang saat AS memegang jabatan Presiden Dewan Keamanan untuk menekankan peran pendidikan dalam memajukan toleransi dan perdamaian dunia,” demikian pernyataan kantornya.
Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, juga mengonfirmasi bahwa hal ini merupakan momen bersejarah bagi Dewan Keamanan.
“Saya dapat memastikan, ini akan menjadi kali pertama seorang Ibu Negara atau Bapak Negara memimpin rapat Dewan Keamanan,” ujar Dujarric.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memuji Melania sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap masa depan generasi muda.
“Tidak ada yang lebih peduli tentang melindungi generasi muda Amerika selain Ibu Negara kita yang luar biasa,” kata Trump.
Sejak kembali menjabat, pemerintahan Trump telah menghentikan dukungan terhadap beberapa lembaga utama PBB, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meski demikian, Amerika Serikat baru-baru ini tetap menyetor sekitar US$160 juta ke anggaran umum PBB, meskipun masih memiliki tunggakan kontribusi miliaran dolar, termasuk untuk pendanaan misi perdamaian.
Akbari Danico – Redaksi

