National

Dampak Konflik Timur Tengah, 17 Penerbangan di Soekarno-Hatta Dibatalkan

Operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu (1/3), tetap berjalan kondusif meski terdapat penyesuaian jadwal penerbangan rute Timur Tengah imbas gempuran Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Berdasarkan data izin rute dan pembaruan hingga pukul 10.00 waktu setempat, terdapat 39 penerbangan rute Timur Tengah yang dijadwalkan hari ini, terdiri atas 20 kedatangan dan 19 keberangkatan. Dari total tersebut, 38 merupakan penerbangan reguler dan satu penerbangan charter. Rute yang tercatat meliputi Abu Dhabi, Doha, Dubai, Istanbul, Jeddah, dan Madinah. Hingga pembaruan terakhir, sebanyak 17 penerbangan dikonfirmasi batal.

Pada rute Abu Dhabi, tiga penerbangan milik Etihad Airways, yakni EY474 (arrival), EY472 (arrival), dan EY473 (departure) dibatalkan. Untuk rute Doha, enam penerbangan dibatalkan, masing-masing Qatar Airways QR958 (arrival), Garuda Indonesia GA901 (arrival), Qatar Airways QR956 (arrival), Qatar Airways QR955 (departure), QR959 (departure), dan QR957 (departure).

Sementara itu, dua penerbangan rute Jeddah dan dua rute Madinah milik Saudia turut dibatalkan. Meski demikian, satu penerbangan Saudia tujuan Jeddah tetap berangkat, dan tiga penerbangan dari Jeddah serta Madinah berhasil mendarat dengan normal.

Pantauan di Terminal 3 menunjukkan sejumlah konter check-in rute Timur Tengah ditutup pada siang hari. Pengelola bandara menegaskan bahwa penanganan penumpang terdampak dilakukan sesuai prosedur melalui koordinasi intensif bersama maskapai. Koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia serta aparat keamanan guna memastikan ruang udara dan situasi tetap terkendali.

Pengelola bandara memastikan operasional tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif. Penyesuaian jadwal disebut sebagai tindak lanjut atas perkembangan situasi operasional pada rute Timur Tengah.

“Penanganan terhadap penumpang terdampak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku melalui koordinasi intensif bersama maskapai penerbangan terkait pembaruan jadwal dan pelayanan calon penumpang di bandara,” terang Pgs Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Aziz Fahmi Harahap.

Koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara, serta unsur aparat keamanan guna memastikan situasi tetap terkendali.

“Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk senantiasa memantau informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai dan memastikan kembali status penerbangan sebelum menuju bandara,” tambahnya.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...