Pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya dua pejabat tinggi negara dalam serangan militer gabungan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel di ibu kota Teheran. Serangan tersebut disebut menimbulkan dampak signifikan terhadap struktur elite keamanan dan politik Iran.
Kantor berita resmi pemerintah, Islamic Republic News Agency (IRNA), melaporkan bahwa Ali Shamkhani, penasihat politik senior bagi Ali Khamenei, termasuk di antara korban tewas. Shamkhani dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam lingkaran dalam kepemimpinan Iran dan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Selain Shamkhani, IRNA juga mengonfirmasi bahwa Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohammad Pakpour, turut tewas dalam serangan yang sama. Kematian Pakpour dinilai sebagai pukulan besar bagi struktur komando militer Iran, mengingat peran strategis IRGC dalam pertahanan nasional dan operasi regional.
Konfirmasi ini semakin menegaskan besarnya dampak serangan yang dilancarkan dari pihak Washington, D.C. dan Israel terhadap jajaran elite keamanan Iran. Insiden tersebut juga terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, laporan mengenai kematian Ali Khamenei telah lebih dulu mencuat dan memicu reaksi internasional serta meningkatkan ketidakpastian terhadap arah kepemimpinan Iran ke depan.
Hingga saat ini, pihak berwenang Iran belum mengungkapkan secara rinci lokasi pasti serangan yang menewaskan Shamkhani dan Pakpour. Selain itu, belum ada kejelasan mengenai siapa yang akan mengisi posisi strategis dalam struktur komando militer, khususnya di tubuh IRGC, pasca serangan tersebut.
Akbari Danico – Redaksi

