World

Iran Tutup Selat Hormuz, IRGC Siap Serang Semua Kapal yang Melintas

Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) mengancam akan menyerang seluruh kapal yang melintas di Selat Hormuz menyusul perang terbuka dengan Amerika Serikat dan Israel.

Penasihat senior IRGC, Ebrahim Jabari, pada Minggu (1/3) menyatakan bahwa Selat Hormuz telah ditutup dan setiap kapal yang mencoba melintas akan menjadi target.

“Selat telah ditutup. Siapapun yang mencoba melintas, IRGC dan angkatan laut reguler (Iran) akan membakar kapal-kapal tersebut,” ujar Jabari, seperti dikutip Al Jazeera.

Ia juga menegaskan Iran tidak akan membiarkan setetes pun minyak keluar dari kawasan tersebut. Menurutnya, langkah itu ditujukan untuk menekan Amerika Serikat yang dinilai bergantung pada pasokan energi dari wilayah Teluk.

“Kami juga akan menyerang jalur pipa minyak dan tidak akan membiarkan setetes pun minyak keluar dari wilayah ini. Harga minyak akan mencapai 200 dolar AS dalam beberapa hari mendatang,” kata Jabari, seperti dilaporkan kantor berita Iran Tasnim News Agency.

Iran menutup Selat Hormuz setelah serangan Israel dan Amerika Serikat ke Teheran pada 28 Februari lalu. Teheran mengklaim keputusan tersebut diambil karena kondisi keamanan kawasan yang dinilai tidak kondusif akibat intensitas serangan udara.

Pada Minggu, sedikitnya tiga kapal dilaporkan diserang di perairan strategis tersebut. Badan keamanan maritim Inggris, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), menyebut kapal-kapal itu terkena “proyektil tak dikenal”.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, dengan sekitar 20 persen lalu lintas minyak global melewati perairan tersebut. Setiap gangguan di kawasan ini berpotensi mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia dan memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...