Kepolisian Daerah Riau merencanakan pembangunan jembatan permanen di Gang Sungai, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, untuk meningkatkan keamanan akses masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Jembatan Merah Putih Presisi tahap kedua yang digagas oleh Kepala Kepolisian Daerah Riau, Mohammad Iqbal. Pembangunan ini ditujukan khususnya untuk membantu anak-anak yang setiap hari melintasi jembatan tersebut saat berangkat ke sekolah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat setempat.
Kepala Kepolisian Resor Dumai, Angga F. Herlambang, menjelaskan bahwa jembatan yang saat ini digunakan warga memiliki kondisi miring dan dinilai kurang aman. Meski demikian, jembatan tersebut menjadi jalur utama bagi aktivitas masyarakat, termasuk pelajar yang hendak menuju sekolah dan kegiatan keagamaan.
Angga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan baru akan segera dilaksanakan sebagai bagian dari program tersebut. Ia menekankan pentingnya memastikan akses yang lebih aman bagi warga yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut.
Sebelumnya, Satuan Tugas Darurat Jembatan Polda Riau yang dipimpin Komisaris Besar Polisi, I Ketut Gede Adi Wibawa, telah melakukan survei lapangan untuk menilai kondisi jembatan yang ada. Berdasarkan hasil asesmen, tim merekomendasikan pembangunan jembatan besi dengan lantai semen cor berukuran sekitar 24 meter panjang dan satu meter lebar. Ketebalan lantai cor direncanakan sekitar 15 sentimeter untuk memastikan kekuatan dan keamanan struktur. Rekomendasi tersebut menjadi dasar rencana pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.
Rencana pembangunan jembatan itu disambut positif oleh masyarakat dan pemerintah daerah setempat. Sejumlah warga bahkan menyatakan kesediaannya membantu proses pembangunan agar akses penghubung tersebut dapat segera digunakan dengan aman. Warga berharap jembatan baru dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang harus melintasinya untuk berangkat sekolah. Harapan serupa juga disampaikan para pelajar di sekitar Gang Sungai yang menantikan jembatan yang lebih kokoh dan aman untuk aktivitas belajar maupun kegiatan keagamaan.
Alexander Jason – Redaksi

