National

Penerima PKH Didorong Naik Kelas melalui Kopdes Merah Putih

Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dirancang bisa naik kelas dan keluar dari jerat kemiskinan dengan memberi kesempatan mereka untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Skema keanggotaan ini merupakan terobosan melalui kolaborasi antara Kementerian Koperasi dengan Kementerian Sosial. Penerima PKH yang notabene menjadi tanggung jawab Kemensos, dikombinasikan dengan program KDMP yang berada di bawah pengawasan Kemenkop.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau yang biasa disapa Gus Ipul, mengatakan keanggotaan koperasi diharapkan dapat menjadi jalan bagi keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat perekonomian rumah tangga.

“Tentu kita harapkan, ketika nanti Ibu Bapak sekalian menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, ekonomi keluarga meningkat,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberi sambutan dalam acara Kolaborasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan, di gerai KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (10/3).

Menurutnya, melalui anggota koperasi masyarakat tak sekadar menjadi pembeli, tapi juga bisa mendapatkan manfaat setiap tahunnya melalui sisa hasil usaha.

Gus Ipul menjelaskan, konsep ini merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat perekonomian keluarga.

Selain mendorong keanggotaan koperasi, pemerintah juga mengembangkan program usaha produktif bagi anggota koperasi, salah satunya melalui program bantuan ayam petelur.

Dalam program tersebut, sebanyak 100 warga mendapat kesempatan memelihara ayam petelur masing-masing sebanyak 24 ekor. Program ini dijalankan melalui kerja sama Koperasi Merah Putih dengan perusahaan pakan ternak PT Japfa, yang turut menyediakan pakan dan kandang.

Salah satu penerima program, Maemunah (36), warga Desa Gejugjati, mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Sebelumnya, ia hanya memelihara ayam kampung di rumahnya.

“Disuruh ngrumati. Dipelihara. Nanti telurnya dijual. (Keuntungannya) ditabungkan (di Koperasi Merah Putih),” kata Maemunah.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima PKH sekaligus memperkuat peran koperasi desa dalam pemberdayaan masyarakat.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...