National

Budiman Dorong Perluasan Sekolah Rakyat Demi Masa Depan Anak Miskin

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah untuk menyiapkan generasi unggul sekaligus memutus rantai kemiskinan antar generasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan video yang diunggah melalui media sosial pada 12 Maret 2026.

Menurut Budiman, banyak anak Indonesia memiliki mimpi dan semangat besar, namun tidak semua memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Karena itu, pemerintah memperluas program Sekolah Rakyat atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Budiman menjelaskan bahwa dalam satu tahun terakhir program Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 22 ribu siswa di 166 sekolah di berbagai daerah. Pemerintah juga menargetkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat baru pada tahun ini untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Melalui program tersebut, negara berupaya memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

Sebagai lembaga yang bertugas mengoordinasikan percepatan pengentasan kemiskinan, BP Taskin memastikan berbagai program yang menyasar masyarakat miskin berjalan lebih terarah dan terintegrasi. Dalam kerangka tersebut, Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Program ini juga diharapkan mampu memperluas mobilitas sosial masyarakat melalui akses pendidikan yang lebih merata. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berupaya menciptakan peluang yang lebih besar bagi generasi muda dari berbagai latar belakang.

Selain Sekolah Rakyat, pemerintah juga mengembangkan program Sekolah Unggul Garuda yang terintegrasi dengan kampus baru untuk mencetak generasi unggul di bidang STEM atau Science, Technology, Engineering, dan Mathematics.

Budiman menekankan bahwa anak-anak Indonesia harus mampu menjadi pencipta, peneliti, dan inovator di era teknologi global. Ia menilai masa depan Indonesia tidak seharusnya ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan, melainkan oleh kesempatan untuk belajar dan berkembang. Program pendidikan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...