World

Selat Hormuz Dibuka Sebagian, Konflik Iran-AS Tetap Memanas

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran telah menyetujui untuk mengizinkan 20 kapal tanker minyak tambahan melintas di Selat Hormuz—jalur vital bagi distribusi minyak dan gas dunia.

Trump menyebut langkah tersebut sebagai sinyal bahwa negosiasi untuk mengakhiri konflik mulai menunjukkan perkembangan.

Beberapa jam kemudian, dua kapal komersial milik China yang sebelumnya membatalkan pelayaran akhirnya berhasil melintasi Selat Hormuz, berdasarkan data dari MarineTraffic. Pergerakan ini menjadi indikasi awal bahwa Iran mulai melonggarkan blokade yang sebelumnya mendorong lonjakan harga energi global hingga lebih dari 50 persen sejak serangan AS dan Israel dimulai.

Meski demikian, pertempuran masih berlanjut. Israel terus menggempur Iran dari udara, sementara Teheran membalas dengan meluncurkan rudal balistik dan drone ke berbagai wilayah.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Air Force One, Trump mengatakan Iran mengizinkan kapal melintas sebagai bentuk “penghormatan” kepada Amerika Serikat. Sebelumnya, Iran menutup jalur tersebut sebagai respons atas serangan AS dan Israel.

Belum diketahui secara pasti asal maupun tujuan 20 kapal tersebut. Namun, negara seperti China dan India diketahui menjadi pembeli utama minyak Iran. Pekan lalu, Iran juga telah mengizinkan sekitar 10 kapal melintas, yang oleh Trump disebut sebagai tanda kemajuan.

Pada Senin (30/3), Trump kembali mengklaim adanya “kemajuan besar” dalam upaya mencapai kesepakatan. Namun, ia juga memperingatkan bahwa jika tidak ada kesepakatan dalam waktu dekat, AS akan menyerang fasilitas energi utama Iran, termasuk pembangkit listrik, ladang minyak, dan Pulau Kharg.

Di tengah situasi tersebut, ratusan pasukan operasi khusus AS dilaporkan telah tiba di Timur Tengah, termasuk Army Rangers dan Navy SEALs. Mereka bergabung dengan ribuan personel militer lain, meski belum diberi misi spesifik, membuka kemungkinan eskalasi konflik lebih lanjut.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...