Football Sports

Lamine Yamal Kecam Nyanyian Rasis Suporter Spanyol

Bintang muda Lamine Yamal angkat bicara terkait nyanyian bernuansa rasis yang terdengar dari suporter Spanyol dalam laga terbaru.

Yamal mengungkapkan bahwa sebagai seorang muslim, ia merasa tidak nyaman mendengar chant seperti “siapa yang tidak melompat adalah muslim” yang bergema di stadion. Meski ia menyadari bahwa nyanyian tersebut ditujukan kepada tim lawan dan bukan secara pribadi kepadanya, ia tetap menilai hal itu sebagai bentuk kurangnya rasa hormat.

Menurut pemain muda FC Barcelona tersebut, menggunakan agama sebagai bahan ejekan merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dalam sepak bola.

Ia juga menegaskan bahwa tidak semua suporter bersikap demikian. Namun, Yamal mengkritik keras mereka yang melontarkan chant tersebut, dengan menyebut tindakan itu mencerminkan sikap yang tidak menghargai dan bernuansa rasis.

Di akhir pernyataannya, Yamal mengingatkan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk dinikmati bersama dan memberikan dukungan, bukan untuk menghina orang lain berdasarkan identitas atau keyakinan mereka.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang tetap memberikan dukungan positif dan berharap dapat bertemu kembali di FIFA World Cup 2026.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...