Salah satu perusahaan pelayaran besar menyatakan bahwa situasi di Selat Hormuz belum mengalami perubahan signifikan sejak hari sebelumnya.
Juru bicara Hapag-Lloyd, Leon Schulz, mengatakan bahwa ketidakpastian masih sangat tinggi, terutama karena belum adanya jaminan keamanan yang dapat diandalkan bagi kapal-kapal yang melintas.
“Dengan ketidakpastian yang terus berlangsung dan minimnya jaminan keamanan yang kredibel, baru dalam beberapa hari ke depan akan terlihat apakah dan bagaimana kami bisa melintasi Selat Hormuz,” ujarnya.
Kondisi ini juga berpotensi berdampak luas terhadap rantai pasok global, terutama distribusi minyak dan gas, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling vital di dunia. Jika ketidakpastian berlanjut, bukan hanya pelayaran yang terganggu, tetapi juga harga energi global yang dapat kembali mengalami lonjakan signifikan.*
Akbari Danico – Redaksi

