Serangan udara kembali dilancarkan Israel ke sejumlah fasilitas dan infrastruktur milik Hezbollah di Lebanon pada malam hari, menurut pernyataan Israel Defense Forces (IDF).
IDF menyebut dua jembatan di atas Sungai Litani turut menjadi sasaran serangan. Sungai tersebut dalam beberapa pekan terakhir memang intens diserang, yang berdampak pada terisolasinya wilayah Lebanon selatan.
Pada akhir Maret, Israel juga mengumumkan rencana pembentukan zona penyangga di Lebanon selatan, dengan wilayah yang akan diduduki membentang hingga Sungai Litani sekitar 30 km dari perbatasan Israel.
Dalam operasi tersebut, IDF mengklaim telah menewaskan Ali Yusuf Harshi, yang disebut sebagai sekretaris sekaligus keponakan dari pemimpin Hezbollah. Hingga kini, Hezbollah belum memberikan tanggapan resmi.
Serangan ini terjadi setelah gelombang serangan besar pada Rabu sore, di mana Israel mengklaim menghantam 100 target hanya dalam waktu 10 menit. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 182 orang tewas akibat serangan tersebut.
Eskalasi ini semakin memperparah situasi di perbatasan Israel Lebanon yang terus memanas dalam beberapa pekan terakhir.
Akbari Danico – Redaksi

