Kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier ke Palembang pada 8–9 April 2026 menjadi cerminan penguatan hubungan bilateral yang kian strategis.
Dalam lawatan ini, ia bertemu Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, serta Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, guna membahas kolaborasi di bidang infrastruktur berkelanjutan dan pembangunan sumber daya manusia.
Pertemuan ini juga melibatkan unsur dunia usaha melalui Kepala Kamar Dagang dan Industri Palembang, Akbar Alfaro. Dialog lintas sektor ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku ekonomi dalam memperkuat kerja sama kedua negara.
Dalam agenda lapangan, Brazier meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah Palembang yang menjadi bagian dari Proyek Sanitasi Kota Palembang. Proyek ini mencerminkan kemitraan jangka panjang antara pemerintah Indonesia dan Australia dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Ia menilai kolaborasi lintas level pemerintahan, dari nasional hingga kota, mampu memberikan dampak nyata bagi warga. Brazier menegaskan bahwa kerja sama praktis seperti ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan masyarakat yang berkelanjutan.
Selain sektor infrastruktur, kunjungan ini juga menyoroti penguatan hubungan antar masyarakat melalui pendidikan. Brazier mengunjungi SMA Kusuma Bangsa dalam kerangka program BRIDGE Australia-Indonesia, serta berdialog dengan akademisi dan mahasiswa di Universitas Sriwijaya. Interaksi ini memperlihatkan peran penting pendidikan dan pertukaran pelajar dalam membangun hubungan jangka panjang. Ia juga menggelar resepsi bagi alumni Australia di Palembang sebagai bentuk apresiasi terhadap jejaring yang telah terbangun.
Di sisi budaya, Brazier mengunjungi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II untuk melihat sejarah Sumatera Selatan secara lebih dekat. Kunjungan ini menegaskan bahwa kerja sama budaya turut menjadi pilar penting dalam hubungan bilateral. Ia menilai kolaborasi budaya mampu memperkuat pemahaman dan kedekatan antar masyarakat kedua negara. Secara keseluruhan, lawatan ini mencerminkan pendekatan komprehensif Australia dalam membangun kemitraan yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga sosial dan kultural.
Alexander Jason – Redaksi

