Dalam unggahan keduanya di Truth Social, Presiden AS Donald Trump menuding Iran tidak menepati janji untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Trump menyatakan kegagalan tersebut telah memicu kecemasan dan gangguan yang berdampak luas bagi banyak negara di dunia. Ia pun mendesak agar Iran segera mengambil langkah cepat untuk membuka jalur pelayaran internasional tersebut.
Ia juga menyinggung proses negosiasi yang berlangsung di Islamabad. Trump mengaku telah menerima laporan lengkap dari Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, serta negosiator Jared Kushner. Ia turut memuji upaya Perdana Menteri Shehbaz Sharif beserta timnya dalam memfasilitasi perundingan.
Namun, setelah hampir 20 jam pembicaraan, Trump menilai masih ada satu isu krusial yang belum terselesaikan, yakni keengganan Iran untuk menghentikan ambisi nuklirnya.
Menurutnya, meski sejumlah poin dalam negosiasi dinilai lebih baik dibandingkan kelanjutan operasi militer, hal tersebut tetap tidak sebanding dengan risiko jika kemampuan nuklir berada di tangan pihak yang dianggap tidak stabil.
Akbari Danico – Redaksi

