Pemerintah terus memperkuat upaya penyediaan hunian layak bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Salah satu langkah strategis itu diwujudkan melalui pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta menjadi terobosan kolaboratif antara pemerintah, swasta, dan lembaga pembiayaan, yang ditandai dengan groundbreaking pada 8 Maret 2026 di lahan sekitar 30 hektare yang telah clean and clear,” kata Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari di Jakarta, Rabu.
Qodari menegaskan, pemerintah akan terus mendorong pembangunan hunian vertikal sebagai solusi atas kebutuhan perumahan di berbagai wilayah di Indonesia. Proyek ini memiliki potensi penyediaan hingga 141.000 unit hunian vertikal dengan penyelesaian secara bertahap.
Dalam pelaksanaannya, Qodari mengatakan pemerintah juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang terlibat, termasuk Lippo Group, Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta Danantara Indonesia. Kolaborasi tersebut dinilai berperan penting dalam mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Dia menilai kolaborasi itu menjadi bagian penting dalam mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berharap sinergi dengan sektor swasta dapat memperluas jangkauan masyarakat dalam mendapatkan akses tempat tinggal yang aman, sehat, dan terjangkau.
Selain fokus pada kawasan perkotaan, Qodari menyampaikan pemerintah juga menunjukkan komitmen dalam penanganan pascabencana melalui pembangunan hunian tetap (huntap) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi.
Sebagai percepatan program, pemerintah melaksanakan proses serah terima unit huntap yang telah selesai dikerjakan. Salah satunya adalah penyediaan hunian bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan baru-baru ini.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

