Komando Pusat Amerika Serikat, United States Central Command (Centcom), menyatakan telah memaksa sedikitnya 23 kapal untuk berbalik arah di sekitar Selat Hormuz sejak blokade terhadap pelabuhan Iran diberlakukan.
Dalam pernyataannya, Centcom menegaskan bahwa operasi blokade yang dimulai pada 13 April tersebut masih terus berlangsung sebagai bagian dari upaya menekan aktivitas maritim Iran.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Amerika Serikat untuk membatasi akses perdagangan laut Iran, khususnya yang berkaitan dengan ekspor energi dan logistik penting lainnya.
Di sisi lain, Iran merespons dengan memperketat kembali kontrol di Selat Hormuz. Teheran menyatakan telah menutup kembali jalur tersebut sebagai reaksi terhadap blokade yang terus dilakukan oleh Washington.
Situasi ini mencerminkan eskalasi yang terus berlanjut di jalur pelayaran strategis tersebut, di mana kedua pihak saling meningkatkan tekanan, sekaligus menambah ketidakpastian terhadap stabilitas perdagangan global.
Akbari Danico – Redaksi

