Anggota Kongres dari Partai Demokrat Seth Moulton, yang pernah bertugas dalam Perang Irak, mengkritik dukungan Menteri Pertahanan Pete Hegseth terhadap keterlibatan AS dalam konflik dengan Iran.
Dalam wawancara dengan CNN pada (30/04), Moulton menyebut konflik ini sebagai “perang pilihan” lain di Timur Tengah yang berisiko semakin meluas karena tidak memiliki strategi keluar yang jelas. Ia menilai situasi tersebut memiliki kemiripan berbahaya dengan perang Irak sebelumnya.
Sebelumnya, Hegseth dalam sidang Kongres pada Rabu mengecam keras para penentang perang dengan Iran. Ia bahkan menyebut anggota parlemen yang mengkritik kebijakan pemerintah sebagai “musuh terbesar”.
Dalam diskusi tersebut, Moulton juga menyinggung hubungan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia menyindir kedekatan keduanya di panggung internasional, serta mempertanyakan kurangnya transparansi terkait isi pembicaraan antara kedua pemimpin tersebut.
Menurut Moulton, tidak adanya penjelasan resmi mengenai percakapan itu berpotensi memalukan bagi Amerika Serikat, sekutu-sekutunya, serta pasukan militer yang terlibat.
Akbari Danico – Redaksi

