Media Fars News Agency yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, melalui kanal Fars Plus, merilis dua rekaman suara yang diklaim berasal dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
Dalam rekaman tersebut, peringatan disampaikan dalam bahasa Persia dan Inggris kepada kapal-kapal yang beroperasi di kawasan Teluk, Selat Hormuz, dan Laut Oman, dengan menegaskan bahwa Selat Hormuz “masih ditutup”.
Pesan tersebut menyebutkan bahwa setiap kapal dilarang melintas tanpa izin dari pemerintah Iran, serta di luar jalur pelayaran yang telah ditentukan.
IRGC juga memperingatkan bahwa kapal yang melanggar ketentuan tersebut termasuk yang melintas di koordinat tertentu di Teluk Persia dan Laut Oman akan menjadi sasaran dan dapat dihancurkan.
Peringatan ini menambah ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut, yang menjadi salah satu rute utama distribusi energi global.
Akbari Danico – Redaksi

