Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, menyatakan dukungannya terhadap sikap Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menolak usulan penempatan institusi tersebut di bawah kementerian. Ia menilai bahwa posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan format yang tepat untuk menjaga stabilitas dan efektivitas kinerja.
Menurut Soedeson, struktur ini memastikan adanya garis komando yang jelas dan respons cepat dalam menghadapi tantangan keamanan nasional. Sikap tersebut mencerminkan keinginan untuk mempertahankan sistem yang dinilai telah berjalan optimal.
Soedeson menegaskan bahwa Polri tidak seharusnya ditempatkan di bawah Kementerian Dalam Negeri maupun kementerian baru yang berfokus pada sektor keamanan. Ia berargumen bahwa secara historis dan fungsional, kepolisian memiliki karakteristik berbeda dibandingkan lembaga militer maupun administratif.
Penempatan di bawah kementerian dikhawatirkan akan memperpanjang rantai birokrasi yang justru menghambat efektivitas kerja. Selain itu, langkah tersebut berpotensi mengganggu independensi Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.
Lebih lanjut, kekhawatiran lain muncul terkait potensi masuknya pengaruh politik praktis jika Polri berada di bawah kendali seorang menteri. Soedeson menilai bahwa posisi di bawah Presiden memungkinkan Polri menjaga profesionalisme serta loyalitas tunggal kepada kepala negara. Hal ini dianggap penting untuk mencegah institusi kepolisian dimanfaatkan oleh kepentingan politik tertentu. Dengan demikian, struktur yang ada dipandang sebagai benteng dalam menjaga netralitas dan integritas Polri.
Sebagai penutup, Soedeson menekankan bahwa fokus seharusnya tidak pada perubahan struktur organisasi, melainkan pada penguatan kapasitas internal kepolisian. Ia mendorong pemerintah dan DPR untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta modernisasi peralatan.
Perbaikan layanan publik juga dinilai sebagai prioritas yang lebih mendesak dibandingkan perdebatan struktural. Dengan mempertahankan posisi di bawah Presiden, Polri diharapkan tetap menjadi institusi yang kuat, mandiri, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Alexander Jason – Redaksi

