Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, melakukan kunjungan ke Kalimantan Utara pada 5–7 Mei 2026. Selama kunjungannya, Kamath bertemu dengan Gubernur Zainal Paliwang untuk membahas kerja sama Australia dengan Kalimantan Utara.
Wakil Duta Besar Kamath mengunjungi SDN 015 Tanjung Selor, yang didukung melalui program Australia-Indonesia Innovation for Indonesia’s School Children (INOVASI).
“Saya senang melihat bagaimana pendidikan inklusif diterapkan di sini. Australia dan Indonesia bekerja sama untuk memastikan para guru dapat mengidentifikasi dengan lebih baik, hambatan belajar anak-anak melalui penilaian sederhana,” kata Wakil Duta Besar Kamath.
Selama di Tanjung Selor, Wakil Duta Besar Kamath juga mengunjungi Samsat Bulangan (Kantor Pelayanan Administrasi Terpadu) dan melihat bagaimana dukungan Australia melalui program Synergy and Collaboration to Accelerate Basic Services (SKALA) membantu meningkatkan pendapatan daerah serta menyediakan layanan yang inklusif. Di Tarakan, bersama dengan pejabat pemerintah setempat, ia turut meluncurkan Kartu Layanan Disabilitas baru yang akan membuka akses ke layanan dan peluang bagi penyandang disabilitas.
Australia telah mendukung pelatihan guru di Universitas Borneo Tarakan selama hampir satu dekade melalui program INOVASI. Selama kunjungan ini, Wakil Duta Besar Kamath mengunjungi Fakultas Pendidikan dan Pelatihan Guru di UBT.
Kamath meletakkan karangan bunga di monumen Australia di Tarakan, tempat 225 warga Australia tewas dan 669 lainnya terluka selama Perang Dunia II.
Selain itu, Kamath juga bertemu dengan Perwakilan Bank Indonesia untuk Kalimantan Utara untuk membahas prospek ekonomi terkini dan tren investasi di provinsi tersebut.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

