Nilai tukar rupiah dibuka di level Rp17.614 per dolar AS pada perdagangan Jumat (15/5), melemah 84 poin atau sekitar 0,48 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga berada di zona merah terhadap dolar AS.
Mata uang seperti won Korea Selatan, baht Thailand, ringgit Malaysia, yen Jepang, hingga dolar Singapura tercatat mengalami pelemahan pada perdagangan pagi. Tekanan juga terjadi pada sejumlah mata uang global lainnya, termasuk euro, poundsterling Inggris, dolar Australia, dan dolar Kanada.
Analis pasar uang, Lukman Leong, mengatakan nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS seiring penguatan indeks dolar di tengah optimisme pasar terhadap pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump. Meski demikian, pertemuan tersebut masih berlangsung dan belum ada pernyataan resmi terkait hasil pembicaraan keduanya.
Kondisi tersebut dipicu data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan pasar sehingga meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.
Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp17.500 hingga Rp17.650 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

