Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, menargetkan SMA Garuda Transformasi dan SMA Garuda Baru mulai beroperasi pada Juli 2026. Hal tersebut disampaikan seiring progres pembangunan di sejumlah daerah yang dinilai memuaskan, sekaligus menjadi upaya pemerintah membentuk generasi unggul berdaya saing global.
“Ini merupakan bagian dari agenda besar Bapak Presiden Republik Indonesia untuk mencetak talenta unggul Indonesia berstandar global,” ujar Dudung usai bertemu Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Dudung mengungkap tingginya antusiasme masyarakat terhadap SMA Unggulan Garuda. Tercatat sebanyak 6.738 pendaftar dari 34 provinsi di seluruh Indonesia telah melakukan pendaftaran program tersebut. Besarnya minat masyarakat terhadap SMA Garuda turut mendorong KSP untuk berperan dalam mengurangi hambatan teknis di lapangan, memperkuat koordinasi antarkementerian dan masyarakat, hingga menangani persoalan kewilayahan.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menekankan pentingnya keterlibatan KSP dalam mengawal program sejak tahap perencanaan hingga eksekusinya.
“Tanpa KSP, kita tidak bisa membangun Sekolah Garuda. Jadi KSP sangat dari awal sekali, dari bahkan pembentukan Peraturan Presiden (Perpres) sampai hal-hal lain yang sifatnya dadakan, tidak terduga, tapi harus diselesaikan,” kata Stella.
Dengan fokus utama pemerataan akses bagi siswa berprestasi tanpa memandang latar belakang, Stella menegaskan, keberlanjutan SMA Garuda telah dijamin oleh negara dan didukung oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
“Sekolah Garuda mempunyai dana abadi, artinya investasi negara dari Bapak Presiden yang dibuat sekarang untuk Sekolah Garuda ini akan berlangsung selamanya,” tambahnya.
Sebagai informasi, saat ini telah terdapat 16 titik Sekolah Garuda yang tersebar di seluruh Indonesia. Kedepannya, pemerintah menargetkan sebanyak 80 sekolah untuk bergabung ke dalam program Sekolah Garuda dan akan membangun 20 Sekolah Garuda Baru di wilayah prioritas hingga tahun 2029 mendatang.
Monika Putri Setiarini – Redaksi

