Metropolitan

Jalan Latumeten Jakbar Terapkan Rekayasa Lalu Lintas sampai 5 Juni

Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jakarta Barat, mulai hari ini hingga 5 Juni mendatang. Kebijakan tersebut diterapkan seiring berlangsungnya proyek infrastruktur di ruas jalan tersebut yang menggunakan sebagian badan jalan dan berpotensi memengaruhi kelancaran arus kendaraan.

Pengendara yang biasa melintasi jalur Latumeten diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas serta memperhatikan jalur alternatif yang telah disiapkan petugas. Langkah ini dilakukan untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan meskipun aktivitas proyek sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Selama masa rekayasa lalu lintas, Dinas Perhubungan melakukan penyesuaian lajur kendaraan pada sejumlah titik yang bersinggungan langsung dengan area pengerjaan proyek. Beberapa titik putaran balik atau akses keluar-masuk jalan protokol juga akan dialihkan secara kondisional guna menjaga arus kendaraan tetap bergerak dan meminimalkan antrean panjang.

Untuk membantu pengguna jalan, Dishub telah memasang rambu petunjuk portabel, pembatas jalan, serta penanda visual lain di sepanjang jalur terdampak. Penataan sementara tersebut diharapkan dapat membantu pengemudi beradaptasi dengan pola lalu lintas baru selama proyek berlangsung.

Guna untuk memastikan pelaksanaan rekayasa berjalan efektif, sejumlah personel Dinas Perhubungan bersama jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat disiagakan di lapangan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Petugas akan fokus mengurai titik penyempitan jalan atau bottleneck yang selama ini kerap menjadi sumber kemacetan di sekitar kawasan Latumeten.

Selain itu, pihak manajemen proyek juga diminta menempatkan petugas bendera atau flagman internal untuk membantu mengarahkan kendaraan ketika alat berat beroperasi di sekitar area konstruksi. Pengawasan dan koordinasi di lapangan akan terus dilakukan agar dampak kemacetan dapat ditekan semaksimal mungkin.

Masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi maupun transportasi umum menuju arah Grogol dan Pluit, diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal atau memanfaatkan jalur alternatif melalui jalan lingkungan di sekitar lokasi proyek.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat rekayasa lalu lintas tersebut. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memantau efektivitas pengaturan lalu lintas dan menentukan apakah diperlukan penyesuaian tambahan apabila kondisi kemacetan di lapangan melebihi perkiraan awal.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...